PARTISIPASI POLITIK ETNIS JAWA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN TEBO TAHUN 2011

Partisipasi politik merupakan keikutsertaan masyarakat dalam berbagai kegiatan politik. Kegiatan politik salah satunya adalah keikutsertaan dalam Pemilihan Kepala daerah. Keterlibatan masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah berupa pendaftaran calon, kampanye, memberikan suara dan penghitungan suara. Masyarakat mengambil bagian untuk menentukan pilihannya sesuai dengan keingginannya dengan harapan apa yang menjadi keinginan bisa disalurkan melalui calon yang dipilihnya. Keterlibatan masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Tebo cenderung memperhatikan aspek kekerabatan (Primordialisme) yaitu meliputi etnis (suku), agama dan geografis (daerah). Berdasarkan data KPUD Kabupaten Tebo (2010) Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar  terdapat di Kecamatan Rimbo Bujang 41.230 sebanyak 72,51 % pemilih etnis jawa dalam Kecamatan Rimbo Bujang.

Desa dipilih menjadi sampel penelitian adalah desa dengan etnis jawa paling banyak yaitu Kelurahan Wirotho Agung terdiri dari 6.669 etnis jawa. Kecamatan yang menjadi tempat penelitian dipilih secara purposive (sengaja) karena terdapat etnis Jawa lebih banyak yang mempunyai hak pilih dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten Tebo. Purposive adalah lokasi penelitian dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu dan diambil berdasarkan tujuan penelitian (Yusi; 2009). Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Survei. Peneliti hendak mendeskripsikan karakteristik tertentu dari suatu populasi serta diajukan untuk mempelajari kasus atau fenomena yang terjadi pada pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Tebo tentang bagaimana partisipasi politik etnis jawa serta faktor yang mempengaruhinya.

Dari hasil penelitian bahwa keterlibatan masyarakat etnis jawa di kabupaten Tebo rendah, hanya satu indikator yang memiliki nilai partisipasi politik tinggi yakni pemungutan suara/  memberikan suara (mencoblos) dalam pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Tebo tahun 2011sebanyak 29 responden 60,4% n=48.

Masyarakat etnis jawa turut serta  dalam tahapan pendaftaran calon, kampanye, pemungutan suara/  memberikan suara (mencoblos) dan penghitungan suara karena secara berturut, ikut pendaftaran calon sebagai saksi  yakni sebanyak 12 responden atau 25%, ikut kampanye sesuai hati nurani sebanyak 23 responden atau 47,9%, ikut pemungutan suara /  memberikan suara (mencoblos)   sesuai hati nurani sebanyak 29 responden atau 60,4%, dan ikut penghitungan suara sesuai hati nurani sebanyak 20 responden atau 41,7%.

Faktor yang menjadi pengaruh etnis jawa ikut dalam pemilihan umum kepala daerah kabupaten Tebo adalah Budaya Politik. Sementara alasan utama yang menjadi dasar etnis jawa dalam menentukan calon kepala daerah yakni berpengalaman dalam kepemimpinannya.

Kata Kunci: Partisipasi Politik, Etnis Jawa, Pemilukada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s